Membuat Toko Online di Facebook Gratis dengan Lakubgt dan Onigi

lakubgt onigiSering sekali ditanyakan bagaimana cara membuat toko online di facebook? Memang sudah banyak aplikasi yang ditawarkan di internet namun kebanyakan dikembangkan bukan oleh orang Indonesia. Karena dibuat oleh perusahaan di luar negeri aplikasi tersebut biasanya menggunakan bahasa Inggris dan kurang memahami kebutuhan e-commerce di negara kita seperti betapa pentingnya transfer bank untuk urusan pembayaran.

Untungnya, dalam beberapa bulan terakhir muncul juga penyedia layanan tersebut dari perusahaan di Tanah Air. Pertama, Onigi.com yang berbasis di Jakarta dan yang kedua Lakubgt.com dari Bali.

Kedua layanan tersebut memudahkan pebisnis besar dan kecil dalam membuat toko online di Facebook. Prinsip kerjanya sama, kita membuat sebuah online store di halaman fans page Facebook sebagai tempat memajang barang dagangan. Seperti aplikasi-aplikasi lainnya yang telah lebih dulu ada, kelebihan toko online di Facebook ini semua proses transaksi dilakukan di halaman situs jejaring sosial tersebut.

Onigi.com
Saat ini sudah memiliki lumayan banyak pengguna dan partner. Aplikasinya dibagi menjadi dua; Shopping Edition untuk toko online yang teritegrasi di Facebook dan Linked Edition jika kita sudah punya toko online sendiri. Bedanya, yang pertama semua transaksi dilakukan di Facebook, sedangkan yang kedua orang yang berbelanja akan diarahkan ke toko online yang sudah lebih dulu ada.

Layanan toko Facebook dari Onigi ini gratis jika kita memajang maksimum 9 item produk dan melayani 9 transaksi. Tetapi jika jumlah barang dagangannya lebih dari itu dan kita ingin menggunakan semua fitur secara lengkap seperti multiple store dan mutiple admin dikenakan biaya yang saat ini besarnya Rp. 50.000/ bulan.

Lakubgt.com
Layanan yang ditawarkan hampir sama dengan Onigi, hanya saja minus katalog produk yang terintegrasi dengan toko online yang sudah ada (linked edition). Perbedaannya, Lakubgt.com diklaim SEO-friendly (disukai mesin pencari internet) dan terintegrasi dengan layanan Ipaymu (pembayaran) serta OngkosKirim (jasa pengiriman).

Selain menyediakan sistem pembayaran online, Ipaymu ini juga bisa berfungsi sebagai escort (semacam rekening bersama/rekber). Jadi, uang akan masuk kantong pemilik toko Facebook jika barang sudah benar-benar terkirim.

Layanan ini gratis jika produk yang ditampilkan maksimum 100 buah dan dijanjikan gratis untuk 1 juta netpreneur baru di Indonesia.

Apa saja keuntungan membuat toko online di Facebook?

Pertama, terintegrasi dengan Facebook. Saat ini jutaan pengguna dari Indonesia aktif menggunakan Facebook setiap hari. Karena itu, membuka toko online di Facebook bisa juga untuk menggaet calon pembeli.

Kedua, tampilan dan manajemen yang lebih baik. Dengan aplikasi seperti yang ditawarkan Onigi dan Lakubgt, toko online akan tampak lebih profesional baik dari sisi tampilan (frontstore) maupun administrasinya. Misalnya, akan ada invoice yang dikirim lewat email ke inbox pembeli yang memesan barang.

Ketiga, cara pembayaran yang lebih baik. Layanan yang ditawarkan juga sudah terintegrasi dengan beberapa sistem pembayaran online sehingga lebih memdahkan dan memberikan kenyamanan dalam bertransaksi.

Keempat, layanan bersifat gratis. Meski tidak sepenuhnya gratis, tetapi setidaknya kita bebas untuk mencobanya terlebih dulu. Jika terbukti ampuh, upgrade ke pelanggan berbayar bukan persoalan besar. Karena itu, disarankan untuk menjajal kedua layanan baik Onigi maupun Lakubgt untuk mengetahui mana yang lebih baik dan menghasilkan lebih banyak konversi.

Siapa yang perlu membuat toko online di Facebook?

Pertama, tentu saja bagi mereka yang selama ini sudah terbiasa berjualan di Facebook. Membuat toko online di fanpage tersebut merupakan cara berjualan terbaik dan profesional karena tampilannya benar-benar seperti toko online pada umumya. Jadi tidak perlu lagi tag produk sembarangan ke profil orang yang seringkali tidak disukai karena dianggap sebagai spam.

Kedua, toko online di halaman fanspage Facebook ini juga bisa dimanfaatkan oleh mereka yang sudah memiliki toko online. Karena banyak calon konsumen yang menghabiskan banyak waktunya di Facebook, maka memiliki toko online yang terintegrasi dengan jejaring sosial tersebut menjadi pilihan yang bagus. Seperti yang ditawaran Onigi, bisa saja membawa pembeli dari Facebook ke toko online yang sudah ada jika itu dirasa lebih efektif menjaring pembeli.

Akhirnya, selamat berjualan!

Comments { 1 }

3 Cara (Lagi) Membuat Toko Online Gratis di Internet

Dalam tulisan sebelumnya, 5 Cara Membuat Toko Online Gratis, telah dijelaskan beberapa alternatif bagi anda yang ingin memulai sebuah toko online di internet dengan gratis.

Cara-cara tersebut adalah: (1) menggunakan blog gratis; (2) membuka toko di mall online; (3) membuka lapak di forum jual beli; (4) memanfaatkan situs jejaring sosial, dan ; (5) menggunakan direktori bisnis.

Karena internet berkembang dengan pesat, jumlah dan bentuk layanan maupun aplikasi berbasis internet yang bisa digunakan sebagai tempat jualan online juga ikut bertambah.

Pengertian toko online sendiri pada awalnya sering dipahami sebagai etalase toko tempat memajang barang-barang dagangan dalam situs web terpisah. Tapi kini toko online tersebut antara lain ada yang sudah terintegrasi dengan sejumlah media sosial.

Apa saja cara-cara lain untuk membuka toko online tersebut? Berikut ini adalah daftarnya:

1. Facebook Pages
Sekarang ini orang bisa belanja online di Facebook secara langsung. Transaksi yang terjadi, mulai dari memilih barang hingga pembayaran, dilakukan pembeli tanpa perlu pergi dari halaman Facebook.

Untuk membuka toko online (store front) di Facebook Pages ini sekarang lebih sederhana karena banyak aplikasi yang tersedia. Salah satu yang gratis adalah yang diberikan Payvment. Contoh dan tutorialnya dalam bahasa Indonesia bisa dibaca di sini.

2. YouTube Channel
Sekarang ini era digital, jadi selain teks dan gambar, produk anda juga bisa disajikan lewat video. Pernahkah membayangkan jualan produk di situs berbagi video?

Konon French Connection adalah yang pertama membuka webshop di YouTube. Toko mereka adalah untuk produk fashion. Anda bisa melihat bagaimana tampilannya di sini.

Seperti halnya Facebook, pengguna YouTube juga sangat besar. Salah satu video milik French Connection – I Am The Magic Dress — misalnya sudah dilihat
67.298 kali sejak 20 Oktober 2011.

3. Google+ Pages
Fitur baru dari Google+ ini meski belum seperti Facebook Pages yang bisa digunakan membuat toko online terintegrasi, namun dengan sedikit kreatifitas bisa juga untuk memajang barang dagangan.

Keunggulan Google+ Pages, selain bagus di mesin pencari Google, juga memiliki fasilitas Hangouts yang bisa digunakan untuk live support lewat video chat. Anda harus memiliki akun Google terlebih dulu untuk bisa menggunakan Google+ Pages.

Di Indonesia, Google+ belum begitu populer, tapi tidak ada salahnya jika “menginvestasikan waktu” di sana karena banyak statistik yang dikeluaran sejumlah lembaga riset menunjukkan jumlah penggunanya yang terus bertambah.

Jadi, jangan sampai ketinggalan kereta!

Comments { 7 }