Tag Archives | alfamart franchise

10 Keuntungan Membeli Franchise

Jessica Ciniglio, seorang koordinator marketing website online Australian Franchises Directory menulis tentang 11 Franchising Tips 2011, tulisan itu mengungkap berbagai keuntungan yang didapat dari menjalankan usaha franchise dibandingkan membangun bisnis sendiri dari awal.

Berikut saya ringkas dan alih bahasakan tulisan diatas dengan tajuk 10 Keuntungan Membeli Franchise, selamat membaca :)

1. Franchise memiliki kemungkinan sukses lebih tinggi ketimbang model bisnis lainnya.
Beberapa kajian telah menunjukkan akan indikasi keberhasilan franchise 90% lebih tinggi dibandingkan 15% indikasi keberhasilan yang dimiliki model bisnis lainnya. Argumen itu disebab oleh alasan yang menyatakan bahwa secara sistem, franchise telah teruji bekerja sangat baik di masa lalu dan akan bekerja baik untuk franchisee lainnya.

2. Pentingnya sebuah model bisnis yang telah terbukti.
Semua franchise memiliki model bisnis yang didisain untuk menghasilkan produktifitas dan penjualan yang tinggi. Ini berarti bahwa franchise bisa naik dan berjalan dengan cepat dan menghemat waktu dari membangun sistem dan proses.

3. Franchise lebih mudah mendapatkan akses pembiayaan.
Pemberi pinjaman lebih percaya diri untuk memberi pembiayaan kepada franchise ketimbang model bisnis lainnya, itu karena franchise telah memiliki sebuah bukti jejak rekam kesuksesan (a proven track record of success).

4. Franchisor (pemberi hak waralaba) memberikan dukungan dan marketing.
Hal terindah dari memiliki usaha secara franchise adalah anda berbisnis untuk diri sendiri tetapi Anda tidak menjalankan bisnis sendiri. Karena mayoritas franchisor (pewaralaba) memberikan dukungan yang besar kepada franchiseenya (terwaralaba). Dukungan itu bukan saja dalam membangun dan menset-up bisnis diawal tetapi juga membantu Anda dalam segala aktifitas marketing dan bantuan yang berkelanjutan kebutuhan teknik bisnis Anda.

5. Membeli sebuah brand (merek) yang kuat.
Membeli franchise sejatinya adalah membeli merek, logo dan hak kekayaan intelektual lainnya dari franchisor. Hal ini akan menjadi alat marketing yang sangat baik jika Anda membeli franchise dengan merek yang telah dikenal dan terpercaya.

6. Batas wilayah eksklusif.
Franchisor hanya akan membolehkan sejumlah franchise (waralaba) saja dalam satu wilayah geografik tertentu. Maka Anda hanya perlu tentukan lokasi yang cukup baik dan liat ketentuan yang ada sebelum menentukan membeli franchise. Dan menariknya lagi Anda akan terlindungi dalam area itu dimana tidak boleh ada franchisee lain yang berdagang di area Anda.

7. Persaudaraan antara franchisee (terwaralaba)
Satu keuntungan yang jarang sekali dibicarakan dalam franchise adalah persaudaraan antara franchisee. Sebetulnya ini adalah satu keuntungan yang sangat besar karena franchisee dapat saling berbagi ide dan memberikan dukungan antara mereka. Mereka dapat berbagi pengalaman trial & error untuk mengurangi kesalahan mereka dalam menjalankan bisnis sebagai franchisee.

8. Franchisor memberikan bantuan real estate dan konstruksi.
Franchisor akan membantu memilih lokasi yang tepat real estate bagi franchisee, dimana ini adalah bantuan yang luar biasa besar karena franchisor telah memiliki pengalaman yang sangat baik dalam membangun bisnis sebelumnya.

9. Sebagai franchisee, Anda diberikan sebuah program pelatihan.
Program pelatihan adalah salah satu elemen yang sangat penting dari paket franchise, dimana ia memberikan Anda untuk menggunakan satu teknologi baru, belajar satu skill baru, mengatur keuangan dan staff. Kemampuan ini semua sangatlah penting bagi Anda sebagai pemilik bisnis.

10. Sebagai Franchise Anda memiliki fleksibilitas untuk bangun pagi dan memilih pekerjaan yang hendak Anda kerjakan.
Menjadi franchisee memberikan Anda banyak kebebasan dan fleksibilitas Anda untuk memilih pekerjaan apa yang akan Anda pilih. Pada gilirannya Anda akan memiliki kehidupan yang lebih berkualitas, hidup tanpa tekanan seperti memulai bisnis baru sendiri dari awal.

Comments { 3 }

5 Aspek Perbedaan Antara Franchise & BO

Bagi Anda yang ingin memulai usaha atau bisnis dengan tanpa disibukkan oleh persiapan awal yang merepotkan dan cukup berhati-hati dalam memulai, franchise (waralaba) dan business opportunity (BO) atau peluang usaha kemitraan adalah pilihan yang cocok buat Anda.

Ada sekian ribu pilihan bisnis baik itu franchise maupun BO yang bisa Anda pilih, semua tersedia dalam berbagai bidang industri yang bervariasi mulai dari makanan, jasa hingga ritel.

Lalu apa sih perbedaan antara franchise (waralaba) atau bisnis kemitraan (BO) itu?

Setidaknya ada 5 hal atau aspek untuk mengidentifikasi perbedaan antara keduanya.

1. Branding dan Operating System (SOP)
Dalam bisnis franchise seluruh unit outlet atau gerai yang ada menggunakan nama merek dan sistem operasi prosedur yang sama, semua memiliki keseragaman. Sementara, dalam BO mitra bisnis tidak diharuskan menggunakan merek dan sistem operasi yang sama, mitra diberikan kebebasan untuk berubah bisnis sesuai yang dikehendaki.

2. Pay Ongoing Royalties (Pembayaran Royalti)
Franchise juga menghendaki adanya pembayaran royalti bagi franchisee (mitra bisnis). Umumnya royalti dibayarkan setiap bulan dan berkelanjutan sepanjang kerjasama antara keduanya berlangsung. Sementara dalam business opportunity (BO) tidak dipungut royalti atau tidak mengenail istilah royalti, karena pada hakikatnya ia jual beli putus bisnis.

3. Ongoing Support (Dukungan berkelanjutan)
Franchise atau waralaba dalam kontrak perjanjiannya menghendaki adanya dukungan berkelanjutan, seperti, marketing, training, kontrol dan monitor. Sementara dalam business opportunity (BO) mungkin saja ada dukungan atau bantuan berkelanjutan namun itu bukanlah satu hal yang mesti dilakukan, karena tidak ada dalam kontrak penjualan.

4. Legal Disclosure (Informasi Akurat)
Franchisor atau pemilik bisnis franchise mesti membuka informasi sejelas-jelasnya dan sebenar-benarnya kepada franchisee atau calon franchiseenya. Keterangan itu meliputi nama perusahaan lengkap dengan data perusahaan, pemilik hingga laporan keuangan perusahaan tiga tahun terakhir. Dalam business opportunity (BO) hal tersebut diharuskan, namun demikian mereka tetap harus memberikan data semacam disclosure.

5. Research (Riset)
Dalam franchise semua data franchisee yang sudah ada tercatat dan tertulis dengan lengkap dalam dokumen disclosure, mulai dari nama franchisee, kedai hingga alamat lengkap dan kontaknya. Maka calon franchisee mungkin untuk melakukan riset guna memastikan suatu bisnis itu baik dan sehat dari unit bisnis yang telah berjalan. Sementara dalam business opportunity (BO) sulit untuk melakukan identifikasi karena setiap unitnya berdiri atas nama merek yang berbeda-beda.

Demikian sekilas perbedaan antara keduanya. Meski demikian keduanya baik bagi Anda yang tertantang untuk memulai bisnis dengan cara-cara yang jauh lebih aman.

Selamat berbisnis franchise dan BO.

Comments { 2 }